ACL adalah singkatan dari Access Control List, adalah suatu security di dalam OS linux. Dimana security ini mengatur access user pada folder atau file yang akan di gunakan, security ini berupa r=read only, w=write, x=execute.
Di dalam OS yang sudah terinstall oleh Fedora, dan kita akan melakukan share /home dan membuat security di dalamnya, misalnya /home/DataBase. Masuk di /etc/fstab dan setting seperti dibawah ini, perhatikan huruf yang berwarna merah.
LABEL=/ / ext3 defaults 1 1
LABEL=/home /home ext3 rw,acl 1 2
tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0
devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0
sysfs /sys sysfs defaults 0 0
proc /proc proc defaults 0 0
LABEL=SWAP-sda2 swap swap defaults 0 0
setelah itu lakukan :
[root@research-mis etc]# mount -v -o remount /home ( tekan ENTER)
/dev/sda3 on /home type ext3 (rw,acl)
dan bila di lakukan :
[root@research-mis etc]# mount -l
/dev/sda1 on / type ext3 (rw) [/]
proc on /proc type proc (rw)
sysfs on /sys type sysfs (rw)
devpts on /dev/pts type devpts (rw,gid=5,mode=620)
/dev/sda3 on /home type ext3 (rw,acl) [/home]
tmpfs on /dev/shm type tmpfs (rw)
none on /proc/sys/fs/binfmt_misc type binfmt_misc (rw)
sunrpc on /var/lib/nfs/rpc_pipefs type rpc_pipefs (rw)
--------------------
Setlah itu buatlah folder di dalam /home/DataBase/
DataBudi dan DataAni
Pada folder DataBudi yang bisa akses hanya user budi saja, maka settingannya adalah :
[root@research-mis etc]# setfacl -R -m u:budi:rwx DataBudi/
untuk DataAni yang bisa akses hanya user Ani saja
[root@research-mis etc]# setfacl -R -m u:ani:rwx DataAni/
Penjelasan :
-R adalah Rekursif, dimana semua folder dan file yang ada di dalam Folder Induk DataAni dan DataBudi.
-m adalah modify , untuk memodifikasi access security nya
-x adalah remove settingan acl pada file dan folder tsb.
u: adalah user yang diberikan akses
:rwx adalah type akses yang akan di berikan, Red, write dan execute
DataAni/ adalah folder yang akan diberlakukan ACL
untuk melihat hasil dari perintah diatas adalah :
[root@research-mis DataBase]# getfacl DataBudi/
# file: DataBudi
# owner: root
# group: root
user::rwx
user:budi:rwx
group::r-x
mask::rwx
other::r-x
Hasil dari setfacl, dapat di lihat bila kita melakukan :
[root@research-mis DataBase]# ls -l
total 24
drwxrwxr-x+ 3 root root 4096 2008-01-08 17:05 DataAni
drwxrwxr-x+ 3 root root 4096 2008-01-09 11:33 DataBudi
tampak ada tanda "+", itu merupakan suatu tanda kalo folder dan file tsb sudah di aplikasikan ACL.
ok itu dulu dari saya.. thx
Setelah HD baru di tambahkan ke dalam PC saya, saya cek dengan perintah :
[root@mis09 ~]# dmesg |grep hd
SCSI device sda: 156301488 512-byte hdwr sectors (80026 MB)
SCSI device sda: 156301488 512-byte hdwr sectors (80026 MB)
SCSI device sdb: 156301488 512-byte hdwr sectors (80026 MB)
SCSI device sdb: 156301488 512-byte hdwr sectors (80026 MB)
Tampak HD baru itu adalah sdb
Lakukan cek HD yang aktif :
[root@mis09 ~]# df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda1 9.5G 3.1G 6.0G 34% /
/dev/sda5 38G 177M 36G 1% /u01
/dev/sda2 24G 259M 23G 2% /home
tmpfs 506M 0 506M 0% /dev/shm
Yang aktif hanya sda saja,
Lakukan pengecekan pada HD baru
[root@mis09 ~]# hdparm /dev/sdb
/dev/sdb:
IO_support = 0 (default 16-bit)
readonly = 0 (off)
readahead = 256 (on)
geometry = 9729/255/63, sectors = 156301488, start = 0
Buat file system Linux ext2/ext3
[root@mis09 ~]# mke2fs -j /dev/sdb1
mke2fs 1.39 (29-May-2006)
Filesystem label=
OS type: Linux
Block size=4096 (log=2)
Fragment size=4096 (log=2)
3204992 inodes, 6399886 blocks
319994 blocks (5.00%) reserved for the super user
First data block=0
Maximum filesystem blocks=0
196 block groups
32768 blocks per group, 32768 fragments per group
16352 inodes per group
Superblock backups stored on blocks:
32768, 98304, 163840, 229376, 294912, 819200, 884736, 1605632, 2654208,
4096000
Writing inode tables: done
Creating journal (32768 blocks): done
Writing superblocks and filesystem accounting information: done
This filesystem will be automatically checked every 38 mounts or
180 days, whichever comes first. Use tune2fs -c or -i to override.
Tambahkan line di bawah ini di fstab pada etc:
/dev/sdb1 /DATA ext3 rw,acl 0 0
Buat folder baru
[root@mis09 /]# mkdir /DATA
[root@mis09 /]# mount /DATA
Lakukan cek HD yang aktif
[root@mis09 /]# df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda1 9.5G 3.1G 6.0G 34% /
/dev/sda5 38G 177M 36G 1% /u01
/dev/sda2 24G 259M 23G 2% /home
tmpfs 506M 0 506M 0% /dev/shm
/dev/sdb1 25G 173M 23G 1% /DATA
Memakai perintah e2label dengan sintaks : e2label device [newlabel] , maksudnya : merubah suatu label filesystem ext2/3 yang mengalokasikan suatu device menjadi suatu Label baru, dimana contoh di bawah, merubah label device /dev/sdb menjadi suatu label DATA.
[root@mis09 /]# e2label /dev/sdb1 /DATA
Step terakhir :
[root@mis09 /]# mount -o remount,rw /
Restart lah Server/pc anda, dan HD tsb tetap terkoneksikan pada direktori DATA.
Hari ini adalah hari Sabtu, tgl 28 Juni 2008, hari ini merupakan hari terakhir teman saya Wahyu bekerja di PWM pada MIS dept, satu dept dengan saya. Wahyu banyak memberikan inspirasi kpd saya di dalam dunia Linux.
Special Thanx buat Mr Wahyu Pratama and Sukses buat kamu di tempat yang baru ..
Goodbye and See u again ....
[ http://wahyupratama.blogspot.com ]
Bacaan: Luk. 23:33-43
Saat Yesus mati di kayu salib, Dia membayar dosa umat manusia. Namun, hanya orang yang percaya kepada-Nya yang dapat menerima anugerah kasih-Nya. Pengurbanan Kristus itu cukup bagi semua orang, tetapi hanya bermanfaat bagi mereka yang percaya kepada-Nya.
Ketika Yesus tergantung di kayu salib, ada dua penjahat yang disalibkan di samping-Nya. Salah satunya kini di tempat orang terhilang—kebinasaannya di neraka telah ditetapkan selamanya. Penjahat lainnya kini bersama Kristus—tempatnya di surga, terjamin selamanya. Sikap mereka yang saling bertolak belakang terhadap Pribadi yang tergantung di salib tengah, menyebabkan perbedaan itu.
Salah satu penjahat mencerca Tuhan dengan sikap tidak percaya. Adapun penjahat lainnya berseru di dalam iman, “Yesus, ingatlah aku, apabila Engkau datang sebagai Raja” (Luk. 23:42). Yesus menjawabnya, “Hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (ay. 43).
Kita semua diwakili oleh salah satu dari kedua penjahat itu. Kita dapat percaya kepada Kristus atau menolak Dia. Kekekalan kita di masa mendatang tergantung pada keputusan kita. Yesus berkata tentang diri-Nya, “Siapa saja yang percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; siapa saja yang tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman” (Yoh.
Di Jumat Agung ini, bersyukurlah kepada Yesus yang membayar dosa. Jika Anda belum percaya kepada-Nya, percayalah hari ini juga! Dengan mati disalib, Yesus menjadi Pemisah Agung —RWD
Kita mungkin tak tahu, kita tak dapat menceritakan
Sakit yang harus dirasakan-Nya;
Tetapi kita percaya Dia melakukan-Nya
Di salib bagi kita, menderita di sana. —Alexander
9Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. 10Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (Roma 10 : 9-10)
Pada salib Kalvari
kita berdiri di persimpangan jalan menuju surga atau neraka